Home
»
Hot News
KILAS GITAR
Wednesday, May 23, 2012 16:19:39

Album terbaru milik duo akustik asal Jepang, Depapepe, “One” yang keluar Mei 2011 lalu akhirnya dirilis Sony Music untuk pasar Indonesia. Dalam album berisi 12 trek ini berjejer varian karakter komposisi seperti pop, latin dan juga jazz. Yang membedakan album ini dengan karya Depapepe terdahulu terletak pada elemen harmonisasasi. Sebelumnya, skill permainan gitar mereka lebih dikedepankan, sementara di sini mereka mencoba meleburkan permainan tersebut dengan instrumen-intrumen lain seperti kibor dan kajoon. Namun tetap tanpa vokal....
Chris Amott kembali hengkang dari bandnya, Arch Enemy untuk kesekian kalinya. Tercatat, Chris yang juga merupakan adik kandung gitaris dan sekaligus motor Arch Enemy, Michael Amott itu sudah pernah meninggalkan band itu pada 2005, 2006 dan 2007. Posisinya sempat digantikan oleh Fredrik Akesson yang kini menghuni Opeth. Dan kini, Chris melontarkan niatnya itu sejak Oktober 2011 lalu. Tidak butuh waktu lama, Michael langsung merekrut Nick Cordle, sebelumnya di band Arsis untuk menggantikan Chris.
Sejak 7 Maret lalu, Andreas Kisser, gitaris band metal legendaris asal Brasil, Sepultura, telah meluncurkan resmi pedal Dunlop Cry Baby wah signature-nya, produksi Dunlop Manufacturing, Inc.. Selain Andreas, Dunlop juga baru saja merilis Zakk Wylde Signature Rotovibe, sebuah pedal efek chorus/vibrato yang hanya dipasarkan dalam jumlah terbatas. Efek yang bisa meniru suara daro speaker rotasi ini antara lain dipopularkan oleh mendiang Jimi Hendrix. Zakk Wylde sendiri mengaku telah menggunakan Rotovibe sejak 1988.
Mantan gitaris band rock progresif legendaris, Yes, Trevor Rabin akhirnya merilis album solo instrumental terbarunya, bertajuk “Jacaranda”, keluaran label Varèse Sarabande, 8 Mei 2012 mendatang. Kesibukannya sebagai penggarap musik-musik ilustrasi film layar lebar membuat album ini tertunda lama. Trevor sendiri terakhir merilis album solo tahun 1989 silam, lewat album berjudul “Can't Look Away”. Album ini sendiri sudah bisa dipesan lewat situs Varesesarabande.com.
Sebuah buku biografi tentang perjalanan hidup dan karir mendiang gitaris legendaris Randy Rhoads akhirnya diterbitkan oleh Velocity Publishing Group, April ini. Buku tersebut berjudul simpel, “Randy Rhoads” dan ditulis oleh Steven Rosen dan Andrew Klein. Masih tentang mantan gitaris Ozzy Osbourne tersebut, di bulan yang sama juga dirilis buku bertajuk “Randy Rhoads: The Quiet Riot Years” yang disusun oleh Ron Sobol, seorang fotografer lepas. Quiet Riot sendiri adalah band yang dibentuk Randy sebelum direkrut sebagai gitaris Ozzy. Selain foto-foto eksklusif, buku ini juga memuat beberapa wawancara dengan orang-orang terdekat Randy serta sebuah DVD berdurasi 90 menit.
Kenny Olson yang lebih dikenal sebagai gitaris penyanyi Kid Rock akhirnya merampungkan rekaman album solonya. Sejak 7 Februari lalu, album bertajuk “Kenny Olson Cartel” rilisan Foxy Music/Firebird tersebut telah resmi diedarkan. Dari album ini, Kenny mengandalkan “Up All Night” sebagai single unggulan. Lagu ini bisa diunduh secara gratis di http://www.kennyolson.com/index.php/free-download/. Ada beberapa bintang tamu di album ini, antara lain vokalis Hugo Ferreira (Tantric) serta pemain bass legendaris Billy Cox (Jimi Hendrix).
David Ellefson, bassis Megadeth telah merilis “Unsung”, sebuah buku yang memuat lirik-lirik serta foto-foto yang belum pernah dipublikasikan. Buku ini bisa dipesan lewat Blurb.com atau mengunduh versi digitalnya di aplikasi iBooks untuk iPad dan iPhone. Untuk info lebih lengkap tentang buku ini, silakan kunjungi situs Davidellefson.com atau Facebook fan page-nya.
Gitaris jazz-rock Wayne Krantz telah merilis album terbarunya, “Howie 61” (Abstract Logix), pertengahan April 2012, dimana ia menghadirkan sejumlah musisi tamu. Di antaranya seperti Vinnie Colaiuta, Tal Wilkenfeld, Pino Palladino, John Patitucci dan istrinya sendiri, penyanyi jazz Gabriela Anders. Di album ini, Wayne masih menonjolkan riff-riff gitar berpola rock dan funk, yang antara lain terwakili di komposisi “The Bad Guys” dan “Can’t Stand To Rock”. Menurut Wayne, album ini bukan penyempurnaan dari album-album sebelumnya, melainkan sebuah pijakan baru di atas (karya) sebelumnya.
Oz Fox, gitaris band hard rock Stryper telah meluncurkan secara resmi sebuah situs untuk belajar gitar bernama SirOzAcademy.com. Oz sendiri yang menjadi pengajar di situs ini, dan menerima pendaftar dari segala level, mulai dari pemula hingga professional. Materi yang ia ajarkan mencakup teori, modes, licks, scales serta teknik-teknik lain yang ia gunakan selama bertahun-tahun berkarir di musik.
Ari Pramundito yang lebih dikenal sebagai penyanyi dan gitaris band pop Gruvi telah merilis album solo keduanya bertajuk “I’ll Do” (PT. Royal Prima Musikindo). Di sini, Ari menonjolkan akar pengaruh musiknya yang sesungguhnya, yang sarat elemen jazz bernuansa sweet, groove dan funk. Pengagum George Benson ini menggarap “I’ll Do” selama empat bulan, mixing digarap di Brotherland Studio, sementara untuk mastering dikerjakan di Memphis, Amerika Serikat, oleh Brad Blackwood, salah satu jagoan mastering kelas dunia yang pernah memenangkan penghargaan Grammy, dan antara lain pernah menggarap album milik Maroon 5, Evanescence dan Black Eyed Peas. Album pertama Ari berjudul “Funk Me”, dirilis 2007 silam.
Ihsahn, mantan vokalis/gitaris band metal Emperor telah merampungkan album solo terbarunya, berjudul “Eremita” (Candlelight Records) dan akan dirilis 19 Juni 2012 mendatang. Mixing untuk album rekaman yang digarap Ihsahn di beberapa studio ini dieksekusi oleh Jens Bogren (Opeth) di Fascination Street Studios, Swedia. Selain Ihsahn sendiri, album ini juga menghadirkan beberapa bintang tamu, di antaranya gitaris Jeff Loomis dan Devin Townsend. Ihsahn mengungkapkan bahwa, dari segi musikal, konsep album inilah yang ia inginkan. “Banyak ruang untuk membuatnya dinamis dengan ekspresi yang kaya. Saya benar-benar merasa, sejauh ini, (album) ini telah menghasilkan karya-karya paling inspiratif.”
Yossi Sassi, gitaris dan pendiri band metal bernuansa Timur Tengah, Orphaned Land, telah merilis album debut solonya yang berjudul “Melting Clocks” (Verycords Records) yang berorientasi gitar sejak Maret 2012 lalu. Selain bermain gitar, Yossi juga mengerjakan sendiri penggarapan komposisi hingga produksinya. Ia juga mengundang mantan gitaris Megadeth, Marty Friedman untuk menyumbangkan permainan solo gitarnya. Di album ini, Yossi banyak melakukan eksplorasi dengan berbagai macam instrumen tradisional seperti Saz, Bouzouki, Oud, Chumbuz dan sebagainya.

Label SKH Music telah mengabarkan bahwa Orianthi, mantan gitaris mendiang Raja Pop Michael Jackson telah berkolaborasi dengan pentolan The Fairchilds, Cyril Niccolai dalam sebuah penggarapan single bertajuk “High”, dari album debut band tersebut, “Our Revolution”. Orianthi sendiri mengisi part gitarnya di Village Studios, di Los Angeles, AS sejak awal April lalu. “Menyenangkan sekali mengisi porsi gitar dan solo di lagu itu,” tutur Orianthi.”Saya banyak mendapat kiriman lagu untuk dikerjakan, tapi saya akhirnya memilih ini karena merasa lebih cocok. Bekerjasama dengan Cyril benar-benar menakjubkan!” Tahun lalu, Orianthi sendiri telah merilis album mini (ep) berisi lima lagu berjudul “Fire” yang diproduseri Dave Stewart.
Kerjasama antara gitaris rock legendaris, Tony Iommi dengan pabrikan ampli Laney semakin erat menyusul diluncurkannya Laney TI100, ampli signature terbaru untuk gitaris Black Sabbath tersebut. Tony sendiri telah memakai produk Laney sejak 40 tahun silam, dimulai dengan tipe L100BL. Ampli signature pertama Tony adalah GH100TI, yang rancangannya mengacu ke tipe GH100S, dirilis sekitar 20 tahun silam. “Saya selalu menggali tone saya, lebih banyak kemungkinan, lebih dinamis, dan dari situlah asal ide-ide untuk (rancangan) TI100. Butuh waktu dan dedikasi untuk mewujudkannya dan saya senang bisa terlibat penuh di proses perancangannya, pembangunannya serta pengetesannya. Saya sangat bangga dengan hasilnya. TI100 mewakili segala yang saya inginkan dalam sebuah ampli. It's fabulous."
Gitaris rock legendaris, Joe Walsh bakal merilis album solo terbarunya yang bertajuk “Analog Man” mulai 5 Juni mendatang. Album ini merupakan karya solo ke-12 Joe sepanjang perjalanan karirnya. Album sebelumnya adalah “Songs for a Dying Planet”, dirilis tahun 1992 silam. Di luar karir solonya, nama Joe sangat identik dengan band The Eagles yang dikenal luas lewat lagu “Hotel California”.
Jim Marshall, penemu amplifier ‘sejuta umat’, Marshall, telah menghembuskan nafas terakhirnya pada 5 April 2012 lalu di Milton Keynes, Buckinghamshire. Jim yang juga dijuluki “The Father of Loud” ini meninggal dunia di usia 88 tahun. Belum ada keterangan mengenai penyebab meninggalnya. Jim yang tadinya adalah seorang pemilik toko alat musik telah mengembangkan Marshall Amplification selama 50 tahun. Rest in Peace, Jim!
Shredder lokal Puguh Kribo yang kini tercatat sebagai duta resmi produk gitar Rick Hanes dan Laney amplifier telah diundang oleh tim dari Gilang Ramadhan Studio Band (GRSB) dalam rangka resital mereka di Solo, 29 Maret 2012 silam. Acara berupa klinik dan workshop gitar tersebut digelar di Grandmall Solo dengan mengusung tema tentang solid groove rock. Acara itu dihadiri sekitar 225 lebih murid yang tampil dan tergabung dalam GRSB. Di tengah acara, Gilang Ramadhan berkolaborasi dengan Puguh, spontan, tanpa konsep sama sekali. Tetapi keduanya terlihat bisa menggabungkan karakter musik yang berbeda, dimana Gilang menampilkan konsep rhythm sawahnya, sementara Puguh Kribo dengan karakter metal progresif metal speed picking.
« Kembali ke arsip
Hot News
|