“Untuk album ketiga, kami masih akan memasukkan lagu yang kenceng disamping lagu-lagu balada,” ungkap Cella, gitaris Kotak, menjanjikan. Konon, formatnya akan tetap mengacu album ‘Kedua’, tapi akan ada pengembangan di sound.
***
Kini, materi rekaman album baru tengah digodok di Studio Palu, Jakarta. Sebagai pemanasan, Cella, Tantri (vokal), Posan (dram) dan Chua (bas) telah meluncurkan single ‘Pelan-Pelan Saja’ yang diciptakan dari hasil jam session mereka dengan Pay, gitaris Bip dan penyanyi dan pencipta lagu kondang, Dewiq. Kebetulan, penggarapan musik album tersebut masih akan diproduseri oleh Pay. Dan menurut Cella, untuk urusan rekaman, ia dan personel Kotak lainnya memang menaruh kepercayaan total terhadap mantan gitaris Slank tersebut. “Kami nyaman banget kerjasama dengannya. Gue pribadi banyak banget dapat pelajaran baru dari dia sebagai gitaris,” ujarnya meyakinkan.
Jika tak ada perubahan, album tersebut akan dirilis sekitar Februari 2010. Saat ini, materi lagu sudah terkumpul dan beberapa bahkan sudah direkam. Lagu-lagu yang anthemic model lagu ‘Beraksi’ akan tetap ada. Cella juga berencana membuat lagu yang menunjukkan rasa terimakasih Kotak kepada Kerabat Kotak, sebutan bagi penggemar Kotak, atas dukungan mereka selama ini.
Untuk urusan gitar, Cella mengakui selalu menghindari pola yang sama pada setiap album. Misalnya di album pertama, ia lebih condong ke modern rock. “Distorsinya berat, sangat ngerock, dan gitarnya di depan,” papar pengagum Slash ini. Sedangkan untuk album kedua, pada beberapa lagu, gitarnya agak mundur dan menyesuaikan dengan lagu. “Album kedua gue mulai banyak ngelead. Untuk album ketiga kurang lebih akan memakai pola itu juga tetapi akan ada perbedaan di sound,” ucap pemakai setia gitar Schecter yang kini mengaku banyak mengacu pada pola riff dan sound dari gitaris John 5 (Rob Zombie) ini, semangat.
Di tengah ingar bingarnya musik bergenre pop melayu yang membanjiri pasar musik Indonesia saat ini, ternyata tidak mengurungkan niat kuartet rocker baru bernama Royal Ego untuk membusungkan dada membawakan konsep musik yang mereka sebut perpaduan alternatif dengan British Pop Rock
Saya sudah berlangganan majalah ini sejak tahun lalu dan sebagai pelanggan saya merasa sangat puas dengan isi dan kualitas majalah ini. Walau sekarang banyak majalah musik yang beredar tetapi saya tetap menjadikan majalah ini sebagai panduan utama saya dalam bermusik. Saya suka dengan rubrik-rubriknya yang informatif, beragam, dan bisa menambah wawasan. Lewat e-mail ini saya ingin memberi beberapa saran untuk kemajuan majalah ini:
Untuk cover, saya rasa terlalu standar. Kalau bisa dibuat lebih berkelas lagi karena salah satu pertimbangan orang untuk membeli majalah salah satunya adalah dari segi cover. Untuk foto di cover akan jauh lebih memuaskan jika hasil jepretan langsung dari redaksi GitarPlus dibanding mengunduh dari internet.
Bisa dibilang, dari sekian banyak model gitar elektrik yang ada di jajaran Yamaha, model Pacifica lumayan banyak diminati oleh para penikmat instrumen gitar. Beberapa tipe telah diturunkan dengan menampilkan kualitasn jempolan, di antaranya seri 112XJ, 1511MS, 112J, serta 112V. Kini, salah satu seri terbarunya, yakni Pasifica 212 telah diluncurkan dengan dua pilihan, yakni Pacifica 212VFM (flamed maple) serta Pacifica 212VQM (quilted maple).